Book Review : Api Sejarah 1



Judul Buku : Api Sejarah
Penulis : Prof. Ahmad Mansur Suryanegara
Penerbit : Salamadani Pustaka Semesta, Bandung
Isi Halaman : 578 + 24 Sekapur Sirih dan Sampul
Harga : Rp 125.000,00 (ketika saya beli)

Manusia tidak lepas dari sejarah karena sejarah sering sekali menjadi rujukan atau cerimin oleh kita untuk menuju masa depan. Banyak orang-orang sekarang ingin sukses dengan mengikuti jejak-jejak orang terdahulu sehingga dengan kesuksesan seseorang kita terdorong untuk bisa menjadi suksen tetapi bukan berarti kita ingin menjadi orang tersebut. Sejarah adalah rekaman jejak masa lalu atau kejadian-kejadian nyata yang terjadi dimasa lalu. Sejarah berbeda dengan dongeng, dongen merupakan cerita tidak nyata yang mungkin terinspirasi dari sebuah sejarah tetapi isinya sudah jauh melenceng. Dongeng biasanya bersifat hayalan semata sebagi pengantar tidur.

Suatu bangsa pasti memiliki sejarah, seperti halnya bangsa Indonesia yang banyak mempunyai sejarah seperti asalmula ditemukannya Indonesia, Penjajahan yang ada di Indonesia, Kesaktian Pancasila, Sumpah Pemuda, Keganasan G 30 S PKI, Masuknya para pedagang ke Indonesia dan lain-lain sejarah-sejarah yang ada di bangsa Indonesia ini.

Terlepas dari itu semua apakah sejarang yang telah kita dapat dari bangku Sekolah Dasar (SD) hingga kini semuanya benar tanpa ada rekayasa?, ataukah sejarah yang kita dapatkan ini hanyalah sebuah kepentingan segelintir orang atau kelompok sehingga mempermainkan sejarah hanya untuk kepuasan dan kepentingan politik saja. Maka dengan mempelajari buku-buku sejarah dan kita membandingkan dari berbagai sumbir insa Allah kita akan bisa tahu Sejarah yang sesungguhnya.

Buku Api Sejarah yang telah ditulis oleh Prof. Ahmad Mansur Suryanegara. Beliau yang merupakan salah-satu sejarawan muslim yang dimiliki oleh bangsa ini, dengan kedua buku tersebut kita akan mengubah drastis pandangan para pembacanya mengenai sejarah bangsa Indonesia. Ratusan buku sejarah yang telah dipelajari dan penelitian-penilitian yang diambil bertahun-tahun oleh beliau melahirkan dua buku sejarah Best Seller, buku tersebut juga mendapatkan IBF Award 2010 yang merupakan buku Islam terbaik kategori Non Fiksi Dewasa. Buku Api Sejarah satu dan Buku Api Sejarah 2 sangat pantas dimiliki oleh kita sebagi tambahan wawasan.
Dalam pemulaan buku ini sudah bisa membuat saya manggut-manggut dan terkagum, betapa banyak sejarah yang baru bisa aku adatkan di buku ini. Dalam kutipan buku tersebut dituliskan bahwa "kota Jakarta berasal dari Al Qur'an surat 48:1 Inna Fatahna laka Fathan Mubina, Makna Fathan Mubina adalah Kemenangan, Paripurna atau Jayakarta". Fatahillah sebagai pembangun Jayakarta, 22 juni 1527 atau bertepatan dengan 22 Ramadhan 933 H yang merupakan Putra Aceh. Nama Jayakarta melambangkan rasa syukur kepada Allah atas kemenangannya dalam menggagalkan usaha penjajah kerajaan Katholik Portoegis di pelabuhan Kalapa atau soenda Kalapa.

Dalam lebaran yang lain yaitu bab pembukaan juga dituliskan mengenai sejarah Wali Sanga sebagai tokoh penyebaran ajaran Islam, didistorsikan atau diselewengkan sejarahnya dengan penuturan dongengnya seperti tokoh Islam yang tidak mengenal Syariat Islam. Dituturkan para wali sanga masih menjalankan ajaran hindu. Masih melakukan bertapa atau puasa matigeni (tanpa makan sahur dan berbuka). Beberapa di gunung atau di hutan atau di pinggiran kali dalam waktu berbulan-bulan atau bertahun-tahun sampei badannya dipenuhi lumut di badannya (ingatkan dengan film Sunan Kali jaga?) sehingga tidak sempat lagi menjalankan shalat lima waktu. Didongengkan juga karena Wali Sanga sebagai tokoh Islam yang sudah ma'rifat, tidak perlu menjalankan Syariat Islam. Para Wali Sanga juga dituturkan sebagai pemimpin umat yan tidak memahami nilai-nilai kewiraniagaan atau kewirausahaan Islam.

Buku Api sejarah Satu yang terdiri dari Bab satu hingga Bab keempat belum termasuk Pembukaan ini sangat bagus untuk di baca sehingga bisa Mengungkap yang Tersembunyi dan di Sembunyikan. Dengan membaca buku ini paling tidak kita bisa membandingkan dengan sejarah-sejarah yang kita dapatkan selama di bangku sekolah, cerita dari orang-orang atau pun dari film-film yang diproduksi pada Zaman Orde Baru.

Tidak menuntup kemungkinan pada suatu hari nanti buku ini pun akan berkembang lagi mengungkap berbagai fakta dan dokumen sejarah besar bangsa ini yang "Tersembunyi dan di Sembunyikan". Kebenaran sejarah sangatlah diperlukan untuk meluruskan atau mencari titik temu yang sering membimbangkan generasi saat ini ataupun generasi kedepannya nanti.

Kejadian masa lalu adalah sejarah masa kini, sedangkan hari kemaren, hari ini adalah sejarah untuk masa depan. Dengan kemajuan teknologi sehingga kita dengan sangat mudah mendapatkan informasi untuk didokumentasikan baik dalam bentuk tulisan atau dalam bentuk gambar sehingga akan menjadi Sejarah Yang tidak lagi Tersembunyi dan Disembunyikan. Mari Kita ngeblog-menulis dan mengabadikan gambar sebagai peran serta kita dalam membentuk sejarah untuk diwariskan. Lihat yg lebih 'menarik' di sini !

Arsip Blog

 

Copyright © 2010 • Gugel Ke 2 • Design by Dzignine