AYO BERINVESTASI EMAS : Investasi Emas Antam


logam mulia Tips Investasi Logam Mulia


Ada banyak cara yang tersedia untuk berinvestasi atau pun menyimpan uang dan kali ini saya ingin berbagi cerita tentang jenis penyimpanan uang dalam bentuk logam mulia yang dikeluarkan oleh PT Aneka Tambang, atau sering disebut juga dengan Emas Antam.
Emas selain berfungsi sebagai instrument investasi, pada umumnya memiliki nilai harga berbanding lurus dengan tingkat inflasi dan perubahan nilai tukar Dollar Amerika. Selain itu emas berwujud nyata dan dapat dicairkan kapan saja dan dimana saja.

Setidaknya ada 3 pilihan jika Anda memilih untuk menyimpan dalam bentuk Perhiasan, Koin Emas atau lempengan/batangan – Emas Antam. Untuk investasi hindari emas berbentuk perhiasan karena ketika Anda membeli, selain harga bahan emas Anda dikenakan lagi biaya tambahan upah/ongkos pembuatan perhiasan.

Untuk pilihan investasi jarak menengah dan panjang, secara pribadi saya merasa aman dengan memilih mengalokasikan dana dalam bentuk Emas Antam yang diproduksi oleh PT Aneka Tambang. Aneka Tambang adalah sebuah perusahan pertambangan milik negara. Emas yang dijual oleh PT Aneka Tambang dilengkapi dengan sertifikat keaslian.

Emas Antam bersertifikat Resmi
Image Credit : harga-emas.com

Harga emas bisa berubah tiap hari dan biasanya diperbarui setiap hari sekitar pukul 9.00 pagi. Untuk mengetahui harga emas terbaru dapat dilihat langsung ke situs berikut: http://www.logammulia.com/gold-bar-id.php


Emas dan Properti adalah investasi yang menunjukkan tren kenaikan dari waktu ke waktu. Hanya saja investasi dalam bentuk emas antam tidak memerlukan dana besar karena tersedia pilihan produk yang banyak. Emas Antam juga sangat baik untuk diversifikasi investasi. Mengingat di beberapa negara penghasil emas belakangan ini mengalami penurunan produksi secara signifikan maka dipastikan harga emas akan selalu naik.

Tren Harga Emas
Image Credit : goldprice.org

Kendati investasi Emas Antam menawarkan banyak keuntungan, ada juga kelemahannya. Karena berbentuk fisik, Emas Antam seperti perhiasan Emas sulit disimpan, beresiko hilang dan lain-lain. Disisi lain, kendati menunjukkan kenaikan harga stabil, namun return-nya kurang menggairahkan bila dibandingkan dengan saham atau properti. Antam menetapkan Harga beli kembali lebih rendah dari harga jual dihari yang sama, sama seperti mata uang asing.

Satu hal yang perlu juga diketahui bahwa permintaan emas biasanya akan meningkat disaat kondisi negara sedang tidak menentu atau saat terjadi inflasi.

Berikut ini adalah dua contoh skenario praktis berinvestasi Emas Antam :

Bila Anda berencana untuk melaksanakan ibadah Haji, telah mendaftar dan telah mendapatkan nomor antrian quota Haji. Maka sisa pembayaran yang harus dilunasi saya sarankan disimpan dalam bentuk Emas Antam.

Mengingat ONH yang selalu berubah tiap tahunnya yang berarti sejumlah uang yang cukup untuk berangkat Haji tahun ini belum tentu sesuai dan cukup dengan biaya ONH yang ditetapkan pada tahun pemberangkat Haji Anda. Bila Anda menyimpan dalam bentuk Emas Antam maka tentunya bila terjadi inflasi dan ONH naik, harga Emas Antam Anda akan meningkat naik juga jumlahnya.

Contoh kedua, seperti sama-sama kita ketahui, harga nilai mata uang hari ini belum tentu sama dengan nilai mata uang dibeberapa tahun mendatang. Bila Anda berencana menabung untuk pendidikan Anak, selain mengikuti program tabungan pendidikan. Sisihkan sebagian rejeki Anda untuk disimpan dalam bentuk Emas Antam.

Misalnya Anda bisa menyisihkan uang setiap 3 bulan untuk membeli Emas Antam 5 gram. Maka bila Anda bisa menyisihkan secara rutin tentunya disaaat kelak anak Anda memerlukan biaya untuk pendidikan, total nilai simpanan Anda akan meningkat dari jumlah nominal saat Anda membeli dulu.

Semoga bermanfaat.

Tips Investasi Logam Mulia


Kita ketahui bahwa logam mulia memiliki beberapa pilihan, satu diantaranya adalah emas. Logam mulia ini paling banyak dicari dan digemari masyarakat, hal ini dikarenakan emas selain digunakan sebagai instrument investasi, emas juga berperan sebagai pelindung nilai asset yang anda miliki dar pengaruh inflasi.
Untuk memulai berinvestasi emas, tentunya anda harus menentukan serta mengetahui apa maksud dan tujuan anda berinvestasi emas. Apakah anda gunakan sebagai instrument investasi atau hanya untuk dipakai?
http://harga-emas.com/wp-content/uploads/2009/10/logam-mulia.jpg
Apabila anda ingin berinvestasi ada baiknya untuk memilih emas batangan atau emas koin (koin dinar), jika hanya untuk dipakai tentunya pilihlah dalam bentuk perhiasan yang anda sukai.
Beberapa tips pemilihan emas:
  1. Update Kurs Emas Update kurs emas bisa anda dapatkan setiap hari, pada pukul 09.30 atau anda bisa menghubungi langsung ke PT Antam, Tbk.
  2. Perhatikan Dua Faktor Penentu yaitu faktor harga emas dunia dan faktor kurs rupiah terhadap dolar. Oleh karena itu disarankan untuk selalu meng-update setiap saat, informasi dua faktor tersebut.
  3. Perhatikan Keaslian Emas Keaslian emas dapat mengacu pada sertifikat yang diperoleh pada saat transaksi emas batangan (lempengan). Dimana sertifikat itu harus dikeluarkan oleh PT Antam, Tbk. (khusus Indonesia) yang berstandar internasional dan telah diakui oleh London Bullion Market Association (LBMA). Sertifikat asli memiliki nomor seri yang juga terdapat pada lempengan emas, dan ukuran 5 x 6 cm. Sedangkan untuk memastikan keaslian emas lempengan, anda dapat melihat logo LM berbentuk segi lima yang tertera, serta terdapat tulisan Fine Gold .9999, dan apabila nilai emas lebih dari 5 gram disertai nomor seri pada lempengan (yang biasanya diawali dengan dua karakter huruf dan tiga digit angka).
  4. Pastikan Kadar Kemurnian Emas, sesuai dengan Standar Internasional Emas 24 Karat (emas murni) berkomposisi 99.99% emas, Emas 22 Karat berkomposisi 91.7% emas dan 8.3% campuran bahan lain (perak), Emas 20 Karat berkomposisi 83.3% emas, Emas 18 Karat berkomposisi 75.0% emas, Emas 16 Karat berkomposisi 66.6% emas, Emas 14 Karat berkomposisi 58.5% emas, dan Emas 9 Karat berkomposisi 37.5% emas.
  5. Biaya Produksi Biaya produksi yang dikenakan berkisar antara Rp 33.500,- sampai dengan Rp 102.000,-/keping emas.
  6. Simpan Bukti Pembelian dan Bukti Keaslian Emas Hal ini adalah sebagai bukti keaslian bilamana anda menjual emas kembali ke tempat Anda membelinya, karena tentu akan lebih mudah dan tidak ada banya pertanyaan seputar emasnya.
Lihat yg lebih 'menarik' di sini !

Arsip Blog

 

Copyright © 2010 • Gugel Ke 2 • Design by Dzignine